Rabu, 29 Februari 2012

Cara Membubut yang Baik dan Benar

 Postingan kali ini saya mau berbagi pengetahuan yg berhubungan jurusan yang saya pilih, yaitu teknik pemesinan (ciye, bangga).
Saya akan membahas tentang cara membubut yg benar. Ini saya tujukan buat anak kelas 1 dan 2 yg masih "takut megang" mesin bubut(pernah ngalamin sih). Ini berdasarkan pengalaman saya selama 2½ tahun .
Ok langsung aja baca tips berikut.
1.Jangan malu bertanya
  Malu bertanya sesat di hutan , eh di jalan. Pribahasa ini bener adanya, karena kalau kita sok tahu, bisa bisa kecelakaanlah yg kita dapatkan. Jadi kalau ada kesempatan buat tanya baiknya tanya aja. Kalau bisa bawa selalu booknote biar bisa nulis pertanyaan yg mungkin muncul saat praktek & jawabannya.
2. Patuhi perintah instruktur/guru
  Kalau ini ga usah dijelasin, udah menu pasti & semua orang pasti tahu maksudnya
3.Kenali mesin yg akan di gunakan
  Kasih mawar, coklat, cincin emas biar si dia nurut ma kamu(emang cewe, hehe). Maksudnya kita harus sebisa mungkin mengenal mesin bubut yg kita pakai, shg kita tidak akan canggung saat memakainya. Kalau belum kenal, minta dikenalin sama makcomblangnya (instruktur). Buat pemula jangan dulu gonta - ganti mesin (kaya playboy aja). Pokoknya perlakukan mesin layaknya seorang cewe. Rawat dia sepenuh hati
4. Pahami gambar kerja
   Gambar kerja merupakan hal kedua yg harus kita pahami. Kalau kita sudah memahami gambar kerja kita, maka kita bisa menentukan Work preparation dari job kita. Setidaknya di otak kita sudah ada planning ( kita mau apa dulu, terus kemana ,gimana caranya, kapan ganti kecepatan & mau pake apa dll. )
5. Bikin WP kalau perlu
  Work preparation gunanya atau mengatur langkah kerja kita selama praktek, sehinga kita tidak perlu berpikir lagi saat praktek. Karena berfikir saat praktek sangat menguras waktu. Kegunaan lainnya adl utk menentukan alat - alat yg diperlukan saat praktek.
6. Jangan takut salah
  Hal pertama yg terpikir oleh kita mungkin takut terjadi kesalahan saat praktek, shg kita lebih suka nunggu orang lain praktek duluan. Cara ini terlihat aman tapi sebenarnnya banyak waktu yg terbuang utk menunggu giliran(khusus buat yg bergilir spt sekolah saya). Sebaiknya kalau sudah mantep, gak usah nunggu lagi. Yakin aja kita bisa menyelesaikan tugas yg ada.
7.Berdoalah sebelum praktek
  Doa sangatlah penting bagi kita. Karena kehendak- NYA lah kita ada disini . Oleh karenanya kita harus berdoa dan berharap yg terbaik utk diri kita.
8. Prioritaskan kepresisian
  Ukuran yg presisi adl hal yg diinginkan oleh para instruktur maupun perusahaan. Kalau ukuran kita presisi maka nilai yg didapat juga besar. Tingkat kehalusan sebaiknya menjadi prioritas ke 2, karena nilainya tidak terlalu besar.
9.Jangan duduk sebelum tugas selesai
  Pantangan utk kita(anak mesin,red) duduk sebelum tugas selesai, karena dalam pengerjaan pembubutan kita dituntut utk tetap berdiri selama mengerjakan tugas. Kalau sampai duduk barang semenit saja , maka kita akan enggan berdiri kembali.
10. Tunda dulu semua kesenangan
  Prioritaskan selalu kebutuhan daripada kesenangan. Kebutuhan kita saat ini adl menyelesaikan tugas job. Maka jangan pernah melakukan hal lain yg membuat kita lalai thd tugas yg kita emban. Pengalaman saya hal yg sering saya lakukan antara lain maen futsal, nonton video xxx,  ngobrol ma temen, dll.
11. Cari referensi lewat buku buku kejuruan
  Karena terbatasnya ilmu yg diberikan oleh guru kita, apalagi sistem belajar di SMK itu 30% teori & 70% praktek, maka perlu bagi kita utk menambah pengetahuan dari sumber lain spt buku - buku di perpustakaan.
12. Berlaku sejujur mungkin saat penilaian
    Buat instruktur percaya bahwa kita orang jujur, karna itu bisa jadi nilai tambah bagi kita
13. Bersyukur
  Sebaiknya kita bersyukur supaya suatu saat nanti kita mendapat yg lebih baik dari yg kita peroleh saat ini.
Seberapapun hasilnya, tetap pantas untuk kita syukuri.

Kayaknya sekian dulu aja , semoga bermanfaat.

Pesan buat anak mesin skada: Jangan pernah menekan gagang gergaji mesin saat sedang bekerja , pokoknya jangan, apapun alasannya jangan (saya pernah mencobanya dan akibatnya sangat fatal; demam tinggi , diare , sesak nafas, keringat basah,(eh, gak dink, gak segitunya) tapi tetep fatal) .Pokoknya buat anak jangan coba - coba. Waspadalah, waspadalah .

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar